Lord Jesus, sungguh indah semua apa yang kita kerjakan untukMu hanya sesuai dengan jalanMu. Gw enggak layak. Siapa sich gw? Seminar No Place For Truth telah selesai, bukan saja meninggalkan bekas memori bagi gw tapi sekiranya dapat menjadi berkat dan dapat gw laksanakan dalam hidup gw. Penuh tantangan, tentu saja tidak mudah untuk menegakkan kebenaran dalam hidup yang telah bengkok ini.
Tuhan, gw berpikir how hunger we are about Thy Words. Kita sungguh engga bisa rindu mendengarkan Firman Tuhan jika Engkau tidak menganugerahkan FirmanMu pada kami. Kami manusia berdosa yang tidak bakal mencari kebenaranMu. Hidup kami masih amburadul. Tetapi hanya karena penebusan AnakMu yang Tunggal Tuhan Yesus kami dilayakkan. Kami disucikan dan diperbaharui setiap hari.
Ajar kami semakin hari semakin bersinar di dunia yang semakin gelap ini tanpa rasa takut diejek, dikucilkan, bahkan dihina hanya untuk kemuliaan namaMu. Komitmen-komitmen yang harus kami lakukan membaca FirmanMu 15 menit setiap hari, berdoa, melayani Engkau dan mengasihi sesama kami.
Mungkin kami masih emosi merasa ‘kehilangan’ teman, guru dan hamba Tuhan kami pak Tjipto yang tidak bersama dengan kami lagi, tetapi kiranya Firman yang telah kami dengar tidak sia-sia.