Salah satu hal yang perlu diperhatikan waktu kita di dunia air (baik di sungai, danau atau di laut) adalah life jacket atau pelampung. Karena seberapa kuatnya kita berenang, atau tahan untuk tidak bernafas, tetap saja terbatas kekuatan kita. Maka kita perlu alat pembantu yang dapat membuat kita bertahan mengapung di air. Yakni pelampung. Alat yang paling mudah dibawa (daripada perahu karet misalnya).
Life jacket pelampung modern yang sudah di design sedemikian rupa supaya bentuknya kagak bulat aza kayak ban mobil, juga dibuat paling mudah melekat pada tubuh kita. Ketika ada kecelakaan di atas air biasanya kita mudah panik. Engga bisa mikir lagi. Maka Life Jacket yang menempel di tubuh kita rasanya tidak berkelebihan kalau dapat menyelamatkan kita. Meski kita harus menceburkan diri ke dalam air. Karena ada pelampung maka kita engga sampai tenggelam.
Waktu panik kita engga sempat lagi mikirin gimana dan dimana kita harus bertindak. Apalagi waktu masalah terjadi di perairan terbuka, maka kondisi cuaca yang dingin misalnya, atau gelombang air yang menghantam tubuh kita, akan memperburuk kita untuk berpikir. Maka yang hanya ada instink untuk mengambil tindakan menyelamatkan diri.
Life jacket hanyalah hal kecil tapi sangat berguna. Kalau keinget hal life jacket ini jadi keinget akan hubungan kita dengan juruselamat kita Tuhan Yesus Kristus.
Meski kadang kita take it for granted, karena life jacket akan kita pakai pas lagi perlu. Kita berdoa memohon-mohon kepada Tuhan pas kita ada masalah, tetapi kalau tidak ada masalah, kita melupakan Tuhan. Alangkah naifnya manusia yang berpikir demikian. Tetapi kebanyakan dari kita sering melakukan hal tersebut. Iya enggak?
Puji Tuhan dari kejadian ini gw sekali lagi diingatkan kembali. Bahwa setiap waktu kita perlu Tuhan. Enggak ada teorinya yang menyatakan, ada saatnya perlu Tuhan, ada saatnya pula enggak perlu Tuhan. Setiap waktu setiap detik, udara yang kita hirup untuk bernafas adalah pemberian Tuhan, bukan hanya sekedar proses alam, maka kita perlu Tuhan, seperti kita menghirup udara setiap detik.
Ketika dalam keadaan darurat kita perlu memakai Life Jacket, yang engga bisa digantikan dengan apapun. Engga bisa digantikan dengan peralatan selam yang canggih, atau pakaian renang dengan merek terkenal. Keselamatan yang kekal hanya ada dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Yang engga bisa digantikan dengan jalan apapun, oleh siapa atau bagaimana pun caranya.
Kadang sedih juga yach ngeliat banyak orang yang mencoba mencari jalan pilihan laen. Dengan perkembangan teknologi yang canggih dan pemikiran manusia yang begitu cemerlang, pengen menemukan jalan keselamatan itu. Tetapi sayang sekali, mereka engga bakal menemukan jalan kesleamatan versi mereka. Bukankah jalan keselamatan itu telah tersedia? Melalui pengorbanan kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib. Itulah satu-satunya jalan keselamatan.