Belom lama waktu gw menonton filem 2012, terjadi gempa di Haiti. Dan setelah ngeliat laporan berita di CNN atau gambar-gambar foto, mengingatkan gw tentang filem 2012 tersebut. Ketika terjadi gempa dan tsunami pada tahun 2012. Well, menurut laporan bangsa Mayan pun ada yang engga tahu kalau12 Desember 2012 dunia bakal kiamat. Bahkan ada yang engga percaya. Dan engga sedikit yang engga mengerti kenapa ‘ramalan’ bangsa Maya itu bisa dikaitkan ama hari kiamat.
Karena tentu rasionalisme manusia yang meng-ilmiahkan maka kejadian tersebut “bisa” terjadi. Tetapi tentu saja kejadian hari kiamat yang digambarkan oleh filem 2012 bisa terjadi kapan saja. Lihat kejadian gempa yang menimpa Haiti. Siapa yang menyangka? Meski kemajuan teknologi yang luar biasa pun, rasanya kagak ada yang mampu menahan bencana alam yang demikian dahsyatnya.
Sekilas waktu gw menoleh ke arah poster filem 2012 sempat ngeliat kata dibawah poster yang mengatakan “We were warned”. Tentu maksudnya kita udah diperingatkan akan terjadinya peristiwa tersebut. Well, kalau peringatan itu hanya untuk menyelamatkan diri, rasanya manusia bakal tidak akan selamat. Karena kalo ‘hari kiamat’ hukuman Tuhan, pasti tak seorang pun yang bisa menyelamatkan diri.
Peristiwa Haiti merupakan suatu peringatan. Bukan karena adanya ‘hari kiamat’ versi bangsa Maya, 12 Desember 2012; tetapi karena dosa-dosa manusia. Sebab upah dosa ialah maut (Roma 6:23) Lihat aza, seluruh dunia mungkin kaget ‘shock’ dengan kenyataan yang terjadi di Haiti, akibat gempa dengan perkiraan 200.000 orang meninggal dan mungkin masih banyak lagi karena belom diketemukan di bawah reruntuhan. Manusia hanya mungkin sebatas simpati, emosinya tergugah dengan tetesan air mata. Apakah hal itu menjadikan manusia bertobat berbalik kepada sang penciptaNya? Merenung untuk memohon pengampunan Tuhan? Bisa jadi.
Kita percaya bahwa Allah kita Allah pencipta langit dan bumi, penguasa alam semesta ini sangat jauh lebih besar dari ramalan ‘hari kiamat’ bangsa Maya. Maka kita percaya kepada Allah daripada pada ramalan buruk bangsa Maya tersebut. Percaya kepada Tuhan Dia akan membawa semua kejadian di bumi ini untuk kebaikan manusia. Maka kita akan melihat gempa di Haiti bukan suatu kutukan tetapi suatu keadilan Tuhan terhadap manusia.
Adanya gempa di Haiti memang akan menimbulkan kekecewaan, kesedihan, kesusahan, kesakitan, kehilangan dan mungkin masih banyak yang lainnya. Tetapi hal itu tidak berhenti disana karena Allah memberikan perngharapan kepada setian insan. Lihata betapa besarnya perhatian dan bantuan yang diberikan oleh seluruh bagian dunia kepada Haiti. Solidaritas kemanusiaan yang tinggi diberikan pihak-pihak yang tidak mengalami kesusahan.
Emang kejadian Haiti harus kita lihat sisi positifnya. Tuhan mengijinkan bencana alam terjadi di muka bumi ini. Dengan kejadian gempa di Haiti, mata dunia pada melek tentang Haiti. Berita tentang Haiti cukup gencar setelah gempa terjadi. Selain sisi negatif-nya yang telah kita dengar. Tidak sedikit berita-berita yang memberikan pengharapan. Seperti misalnya orang-orang Haiti yang selamat dari reruntuhan betapa mereka masih menyisakan ada pengharapan dalam hidup ini. Ada korban yang baru ditemukan setelah terpendam selama sepuluh hari, duabelas hari bahkan limabelas hari dan masih hidup.
Entah kekuatan dari mana mereka masih bisa hidup dalam reruntuhan tersebut. Pasti kita kagak senang deh hidup selama 2 minggu dalam reruntuhan. Rasa putus asa pasti ada. Tapi gw percaya Tuhan yang memberikan pengharapan kepada orang-orang yang selamat tersebut. Sehingga kita orang yang mendengar atau melihat berita itu diingatkan kembali betapa berharganya hidup ini.
Hidup yang telah diberikan oleh Tuhan. Bukan semata kebetulan kita bisa hidup. Maka kematian hanya suatu keputusan yang murah dan mudah. Pasti enggak!!! Karena dari kesulitan atau masalah hidup yang kita hidup pasti ada pelajaran indah yang bisa kita petik dibaliknya. Yakni pengharapan dari Tuhan. Tuhan yang hidup. Tuhan yang akan mendengar keluh kesah kita. Tuhan yang engga pernah memalingkan wajahnya dari kesulitan hidup kita.
emm .. klo mnrt q .. film 2012 ma haiti itu ndak ada connect’a .. jgn di sambung” ..
blom tntu .. sesungguh’a kiamat ntu g ada 1 orng pun yg bs mendeteksi