Mungkin hanya penggemar (penggila) bola yang tahu judul di atas. Yang laen mungkin mikir apaan sich. Kan pas lagi World Cup di Afsel. Jadi terinspirasi ama kejadian empat tahun sekali ini. Piala Dunia bok! Ole, ole…. itu yel-yel  para penonton bola untuk memberi semangat para jagoannya supaya mereka bisa memenangkan pertandingan.
Sejarah yel-yel Ole-ole mungkin di awali dari perlombaan adu banteng dengan matador di Spanyol. Setiap kali sang matador bisa “luput” dari tandukan sang banteng para penonton langsung berteriak Ole. Kedengarannya kayak bahasa Indo “Hore” mungkin suatu sorakan untuk berhasilnya sang matador kagak kena tanduk sang banteng. (laen lho ole-ole sama ote-ote; ote-ote itu sejenis makanan khas di Jawa Timur, yang bakal membuat ngiler para kuliner kalo dimakan sama cabe ijo, oala, mak nyos gitu) lebih lengkapnya bisa dilihat di gugel.
Kaka. Penggemar bola pasti udah tau, itu nama sebutan seorang pemain sepak bola dari Brazil. Yang nama lengkap sebenarnya Ricardo Izecson dos Santos Leite. Kaka diambil dari nama pertamanya Ricardo (baca Rikardo). Dia adalah Player of the Year 2007 versi FIFA.
Kaka salah satu bintang sepakbola di tim Brazil. Demikian juga di Eropa di klub-nya yang sekarang Real Madrid. Mungkin dia masih kalah popularitasnya dengan Christiano Ronaldo, atau David Beckham; tetapi Kaka menjadi suatu profil yang menarik. Bukan saja bakatnya bermain sepak bola. tetapi dia juga seorang Kristen. Meski di Piala Dunia, Kaka masih belum menampakkan kehebatannya mencetak gol. Karna dengernya, Kaka baru di operasi hernia, maka kagak bisa maksimal mainnya.
Kaka lahir di keluarga Kristen. Tetapi dia belom Kristen sungguh-sungguh. Sampai suatu hari ketika dia berusia 18 tahun, pada bulan Oktober 2000, dia mendapat kecelakaan. Ketika dia melompat ke kolam renang, kepalanya terantuk dengan dasar kolam renang. Sehingga tulang lehernya menjadi retak dan tidak dapat digerakkan. Kaka pun kagak bisa berjalan.
Waktu itu dia sudah menjadi pemain bola muda harapan bagi Brazil. Kaka merasa masa depannya akan suram. Tetapi dengan ajaib Tuhan menyembuhkan Kaka. Dengan perlahan lehernya dapat digerakkan. Dokter mengatakan, “Kamu seorang yang sangat beruntung. Kamu harusnya tidak dapat berjalan lagi, apalagi bermain sepakbola.”
Tetapi Kaka berkata dalam hatinya, “Ini bukan keberuntungan. Allah mempunyai maksud dalam hidupku. Aku tidak percaya akan kebetulan. Jika aku tidak akan pernah bermain sepakbola lagi. Tuhan akan memakai aku dalam bidang yang lain.” Setahun kemudian Kaka mulai bermain sepakbola lagi dan bermain di klub sepakbola yang terkenal Sao Paolo FC di Brazil.
Dan tahun 2002, Kaka menjadi pemain harapan yang paling muda dari tim Brazil di Piala Dunia. Kaka selalu berlutut berdoa di lapangan ketika Brazil bertanding. Dan Kaka akan membuka kaos luarnya dan memperlihatkan kaos dalamnya yang bertuliskan “I Belong To Jesus” Dan di sepatu Kaka bertuliskan “God is Faithful”
Kaka menjadi bintang pujaan di seluruh dunia. Selain dia masih muda, berbakat dan dia seorang Kristen yang memelihara kesucian sebelum menikah. Dan Kaka menikah dengan gadis pujaannya Caroline, pada tahun 2005. Putra mereka pertama bernama Luca lahir pada tahun 2008. Ketika Kaka kembali ke Brazil dan tidak mengikuti pertandingan, Kaka sering berkotbah dan memimpin pujian di gerejanya.
Kaka sering menyaksikan akan keajaiban yang dialami dalam hidupnya. Tuhan sering mempunyai sesuatu yang lebih untuk kita daripada apa yang kita pikirkan, katanya. “Aku tidak pernah menyangka akan menjadi pemain sepakbola dunia bahkan memenangkan pernghargaan dari FIFA.” Ayat Alkitab yang sering Kaka mengingatnya, diambil dari Yohanes 4:16 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Kaka dengan teman-temannya seperti Lucio (kapten) mengadakan Bible Study dan berdoa. Mereka sepakat untuk dapat memuliakan Tuhan pada waktu pertandingan. Termasuk membuat kaos dalam khusus yang bertuliskan “I Belong To Jesus” atau “I Love Jesus”. Tahun 2006 FIFA melarang para pemain Brazil untuk memakai kaos dalam tersebut.
“Kami mematuhi peraturan FIFA tersebut.” kata Kaka. “Kami percaya mempunyai tugas untuk menabur dan biarlah Roh Kudus yang akan menumbuhkannya. Kiranya hidup kami dapat memuliakan nama Tuhan, dan memimpin banyak orang datang kepada Tuhan dengan contoh hidup kami.”
kakaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa I loveeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee uuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
ANGGA>>>>><<<<<<KAKA
FOREVER
kakaaaaaa……………………………. you are my idol………………. just you kaka……………………..
kaka….
kakaaaaaaa we loveeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee you
kakkaaaaaa……you the best