Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘baik’

Bad News, Good News

angelnewsSeringkali gw dengar joke yang beredar di kalangan perusahaan dimana gw bekerja, tentang bahwa Bad News is Good News buat company kita. Karena dari data statistik kebanyakan bad news jumlah penjualan surat kabar jadi naik drastis. Misal kayak peristiwa nine eleven. Banyak sekali orang akan membeli suratkabar untuk membaca menuntaskan keinginan tahuan mereka. Apa yang terjadi, bagaimana bisa terjadi, mengapa terjadi, siapa pelakunya, bagaimana selanjutnya dan sebagainya.

Mungkin Anda juga pengen tau kalau ada berita tentang gembala gereja tertentu yang terlibat selingkuh, baik dengan lawan jenis atau sejenis. Kayaknya berita itu akan bikin heboh dan laris manis. Hampir semua orang pengen tau. Penasaran.

Tetapi kalau seorang pasien ke dokter, lalu sang dokter mengatakan bahwa ada kabar baik dan kabar buruk. Mana yang pengen didengar duluan? Kabar baik. Karena mengenai dirinya sendiri. Tapi kalau mengenai orang laen, kabar buruk yang lebih menarik.

Menjelang akhir tahun, mungkin yang kita dengar adalah kabar buruk. Dengan gonjang ganjingnya keadaan ekonomi dunia, entah sudah berapa ribu perusahaan bangkrut, berapa juta karyawan yang harus menganggur tanpa pekerjaan. Dan tahun 2009? Semakin buruk?

Bisa jadi. Meski sebagian orang ngomong, kabar buruk, kabar baek, tergantung sudut pandangnya. Ketika kelahiran Tuhan Yesus, adalah berita sukacita karena Sang Juruselamat menjelma menjadi manusia untuk memulai misiNya, menebus dosa manusia. Bagi para malaikat, beberapa orang Majus dan para gembala, hal itu adalah kabar yang baik.

Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”

Tetapi bagi raja Herodes, wah, itu mah berita buruk. Teramat buruk malah. Maka terjadilah pembantaian bayi usia bawah dua tahun. Bukan karena Herodes takut ama bayi kecil. Tapi Herodes mungkin pakai jurusnya Sun Tzu, jangan membangunkan macan tidur. Sebelum macannya bangun lebih baek dibabat bibitnya. Kalau keadaannya memang buruk, mau gimana lagi. Ya tetep itu namanya kabar buruk. Peristiwa nine eleven, enggak ada orang yang ngebilang peristiwa itu kabar baek, kecuali pelaku dibalik peristiwa tersebut.

Balik lagi ke kabar baik. Kedatangan Tuhan Yesus untuk menyelamatkan manusia dari cengkeraman dosa pun, ditolak oleh manusia yang berdosa. Dasar manusia berdosa, diberi kabar baik, malah menolak, menghina bahkan membunuh kabar baik tersebut.

Disini menunjukkan bahwa betapa dashyatnya cengkeraman dosa atas hidup manusia, yang membutakan, menulikan, membebalkan perasaan akan kebenaran. Seperti banyak gambar yang menunjukkan bahwa ketika menusia berbuat dosa, putus hubungan dengan Allah. Ada jurang dalam yang tak terhingga yang diantara manusia dan Allah. Dan manusia tak berdaya untuk melangkah menjembatani menghampiri Allah. Maka hanya ada satu-satunya jalan. Allah berinisatif, Dia yang memulai dulu untuk menyelamatkan manusia. Allah mengirimkan AnakNya yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus untuk menjadi jembatan bagi manusia untuk berdamai dengan Allah.

Lukas 2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”

Read Full Post »

Sebuah Nama

Sabtu kemaren YMCA (Young Married Couple Aje) [nyang ini karangan temen gw Eddy] ngadain warm welcoming buat para YMCA yang baru dateng dari Indo. Udara cerah dan segar, suasana meriah. Puji Tuhan. Jadi masak memasak hot dog ‘n hamburger jadi kagak sia-sia, karna masaknya di luar ruangan. Murah meriah, perut kenyang sekaligus bisa saling mengenal para YMCA dengan lebih akrab lage.

Acara berikut praise ‘n worship lalu dilanjutkan dengan acara perkenalan. Eddy, koordinator YMCA, memimpin acara perkenalan dengan menyebutkan nama masing-masing yang ditambah dengan kata sifat di depan nama dengan huruf awal yang sama. Misal, Emangnya gue pikirin Eddy, de es te. Kayak acara pemuda remaja dua puluh tahun yang lalu aza.

Nama, ternyata mungkin sederhana keliatannya, tapi penting juga. Banyak orang menganggap nama kurang begitu berarti. Apa arti sebuah nama? Penting? Atau engga? Tapi bagi negara Amrik, nama itu penting banget. Setelah kejadian 911. Banyak nama-nama yang di curigai ada hubungannya dengan teroris. Bukan nama-nama asing saja, dulu kabarnya nama-nama Timur Tengah banyak dicurigai, tapi kini semua nama tanpa pandang bulu (bulu ayam, bulu onta sama saja) yang dicurigai akan masuk ‘daftar hitam’ negara paman Sam tersebut.

Negara Canada juga pada komplain karena banyak penduduknya yang dilarang masuk ke Amrik karena namanya tercantum di daftar hitam. Bukan itu saja bahkan penduduk Amerika sendiri kena batunya (nah lho) Karna ada nama yang penduduk Amrik yang sama dengan nama-nama yang tercantum di daftar hitam. Jadi abis berlibur keluar dari Amrik, kagak bisa balik ke negara sendiri (Amrik).

Di Canada orang yang masuk dalam daftar hitam, karena susah masuk Amrik, lalu mereka mengganti nama mereka. Kalau di Canada masih cukup mudah mengganti nama. Engga kebayang kalau ganti nama di Indo, bisa berabad-abad lama prosesnya baru bisa ganti nama. (kecuali pake jalan tol, kali?) Puji Tuhan dech, bagi manusia yang bakal masuk surga, itu bukan berdasarkan nama. Juga bukan berdasarkan pengalaman atau perbuatan. Bukan berdasar usia, jenis kelamin, warna rambut, warna kulit, warna kesukaan bahkan hobbi.

Walau namanya masuk daftar hitam di dunia, tapi kalau dianya sudah menerima anugerah keselamatan yang diberikan oleh Kristus, maka malaikat pun engga perlu nanya-nanya lagi. Karena keselamatan dalam Kristus bukan berdasarkan nama, usia, jenis kelamin, warna rambut, warna kulit, warna kesukaan atau prestasi; juga bukan karena kebaikan kita; bukan juga karena perbuatan kita. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah. Walau kita punya seratus nama, seratus kartu penduduk dari seratus negara, juga kagak bakal di terima di Surga. Kata Yesus kepada muridnya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Read Full Post »