Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘kristen’

Hamba Tuhan Hollywood

Baru-baru ini terdengar kabar yang kurang mengenakkan tentu berkaitan dengan kekristenan. Kalau anda belom kenal siapa itu Todd Bentley (32); dia adalah seorang hamba Tuhan dari Gibsons, propinsi British Columbia. Masa muda Tood mengalami hidup yang kurang menyenangkan dengan ortunya yang cerai, dan dia pun terjun aktifitas nakorba, minuman keras serta kriminalitas. Pada usia 18, dia bertobat dan melayani.

Pelayanan Todd pun mulai berkembang ( 1998 ) sehingga dia diangkat menjadi gembala sidang FreshFire Ministry group. Banyak sekali gerejanya mengalami kebangunan rohani. Dari cara kotbah Todd yang khas, sering dari mulutnya keluar ‘sound effect’ ketika dia berkotbah. Penampilannya juga diluar kebiasaan seorang hamba Tuhan. Dengan jenggot dan kumis yang lebat menghiasi wajahnya. Tubuh tambunnya dihiasi oleh tato dan anting-anting di telinganya. Berpakaian hanya dengan kaos ketika kerkotbah. Mungkin ini yang banyak menarik orang untuk datang. (Penampilan Tood ini banyak dikenal seperti anggota geng sepeda motor di Amrik). Sampai sekarang masih banyak perdebatan apakah penampilan luar itu perlu? Dan tidak ketinggalan hampir setiap pertemuan gerejanya diadakan acara kesembuhan dan mukjizat.

Todd menekankan bahwa tujuan utama dia berkotbah untuk membawa orang banyak mengalami kehadiran Allah melalui Roh Kudus yang dirasakan oleh orang tersebut sehingga mereka tidak dapat meragukan akan kehadiran Allah yang hidup dan lahir kembali dalam hidup mereka. “Mujizat dan kesembuhan adalah bukti dari Kerajaan Allah, dan jika kita tidak mempunyai tanda-tanda itu lalu kita hanya berteori saja.” kata Todd demikian. “Mujizat terjadi ketika Tuhan berkenan pada pertemuan tersebut.” tambahnya. Wow?

Todd makin berkibar aza namanya ketika dia diundang ke gereja Ignited, Florida, yang dikenala dengan pertemuan kebangunan rohani Lakeland. Selain disana Todd menyatakan bahwa dia telah diangkat ke surga beberapa kali dan sempat bertemu dengan Rasul Paulus (entah apa yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut). Acara KKR tersebut tidak kalah dengan konser band rock. Karena acara itu di desain dengan permainan lampu sorot yang profesional ketika band yang sedang mengiring pujian bermain dengan irama rock. (satu kali pelayanan [kebaktian] mengeluarkan biaya $35.000, dengan pengeluaran terbesar pada perlengkapan dan multimedia)

Todd juga pernah menyatakan bahwa dia sering bertemu dengan malaikat Tuhan (yang dia pastikan malaikatnya jenis cewe) bernama Emma. Tentu saja hal demikian membawa perdebatan pro kontra dengan pernyataan Todd Bentley tersebut. Sampai Juli 2008, stasiun teve Amrik ABC mengirimkan jurnalisnya untuk menyelidiki sejauh mana kebenaran ‘pelayanan’ Todd Bentley tersebut. Denominasi Todd tidak dipungkiri adalah berakar pada ajaran karismatik. Konon waktu acara penyembuhan dan mujizat, Todd tidak jarang ‘mengasari’ orang yang didoakan (seperti menempeleng atau mendorong kepala dengan keras, menendang kaki si penderita, misalnya).

Dan dua stasiun teve Amrik meminta Todd dapat membuktikan bahwa mujizat atau kesembuhan itu sungguh-sungguh terjadi. Tetapi sayangnya Todd tidak dapat membuktikan. Maka seorang paranormal bernama James Randi menantang Todd, jika Todd dapat membuktikan mujizat atau kesembuhan itu benar terjadi, James Randi akan memberi hadiah 1 juta dollar kepada Todd. Todd tidak menerima tantangan tersebut.

Terakhir, Todd akan bercerai dengan istrinya (dalam proses), Shonnah Bentley, karena terlibat ‘affair’ dengan salah satu wanita anggota staff gerejanya. Menurut peraturan denominasi karismatik atau pentakosta, hamba Tuhan yang bercerai, harus berhenti dari jabatannya. Entah dikemudian hari siapa tahu peraturan itu dapat berubah. Mungkin Tuhan akan berkata kepada Todd untuk menikah dengan istri keduanya dan melanjutkan pelayanannya. Menurut perpajakan di Canada, pendapatan Todd tahun 2006 cuma 2.5 juta dollar.

Cerita yang sedih bukan? Dan cerita ini bukan baru. Cerita ini seperti skenario film dari Hollywood. Kita banyak yang sudah tahu. Gw enggak menentang mujizat atau kesembuhan. Karena gw percaya Tuhan itu bisa membuat mujizat atau kesembuhan melalui hambaNya. Tetapi dalam area supranatural yang demikian, menurut kita harus hati-hati dan di cek dengan benar-benar dengan Firman Tuhan.

Gw bukan pengen menghakimi Todd. Menuding ini salah si anu. Itu gara-gara si inu. Atau jangan-jangan ini serangan setan. Sejarah udah menuliskan kejadian seperti ini banyak sekali. Masih ingat seperti, kasus Jimmy Baker. Jimmy Swaggart. Oral Robert. Tetapi masih banyak juga orang Kristen yang tidak belajar dari sejarah. Hal ini menunjukkan betapa rapuhnya manusia. Ini bisa terjadi pada diri kita semua. Jika ‘pelayanan’ Todd memang bukan pada jalan Tuhan, itu adalah dosa. Tidak bisa tidak, bertobat. Sangat disayangkan bukan. Berapa banyak jemaatnya akan ‘jatuh’ kecewa bahkan meninggalkan Tuhan.

Tentu sebagai umat kristiani akan mendoakan Todd untuk kembali ke jalan yang benar. Jika ada dosa, meminta ampun kepada Tuhan. Kadang menyedihkan yach. Kalau ada orang laen yang memberitahu, “Eh Todd, elo salah loh.” Wah Todd bukannya malah balik nanya, apa salahnya. Tapi dia malah sewot n’ melotot, “Jangan ikut campur urusan gw. Kalo salah, kalo dosa itu mah urusan gw sama Tuhan.” Nah loh, apa engga ngacir lo.

Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Advertisements

Read Full Post »

Idol, Afdol atau Dodol

Di Amrik rupanya bukan musim semi saja yang terjadi, ada musim salju (yang masih tersisa), ada musim resesi, sampe musim American Idol (karena setelah musim American Idol berlalu, musim Idol itu akan menular ke seluruh dunia). Tentu gw kagak mau membahas tentang Amrik Idol secara keseluruhan. Tetapi ada bagian yang menarik yang gw mau tulis tentangnya.

Amrik Idol sebenarnya kompetisi dalam bidang tarik suara alias menyanyi, tetapi karena penentu pemenangnya adalah berhasilkan voting dari para penonton televisi maka kadang unsur kompetisi menyanyinya diabaikan, tetapi unsur popularitasnya yang dipilihnya. Tentu pemilihan popularitas tersebut selaen bidang menyanyi, juga kepribadian dari sang penyanyi tersebut, dan kadang ada juga bidang laen yang membuat seorang peserta itu menjadi Idol, yakni sensasinya.

Mungkin bagi pemirsa yang pernah nonton Amrik Idol tahon kemaren 2007, ada satu perserta yang cukup menarik bisa dikatakan sensasi bernama Sanjaya. Karena dukungan vokalnya kurang begitu solid maka beberapa kali dia tampil dengan peragaan rambutnya yang dimodel aneh-aneh. Meski dia tidak menjadi pemenang Amrik Idol tetapi penonton paling enggak pasti ingat.

Ini memang kelemahannya kalau penentuan dihasilkan dari pemungutan suara terbanyak alias voting. Pemungutan suara itu hanya menjadi subyektifitas dari pemungut suara. Apalagi kalau penonton terpesona, tergelitik, senang oleh penampilan seorang peserta. Maka dipilihlah peserta tersebut.

Kompetisi Amrik Idol hampir senantiasa dilalui oleh gosip tentang kemiringan seksualitas atau parnografi. Kemiringan seksualitas tentu menyangkut peserta cowoq yang disebut-sebut sebagai gay atau homo. Mulai Clay Aiken runner-up musim kedua Amrik idol, sampai pada David Hernandez, penari telanjang pada klub gay, dan tidak ketinggalan flamboyan Danny Noriega, yang terang-terangan menyebutnya gay, meski sempat diragukan mungkin dia hanya pengen popularitas saja. Untungnya kedua juri Randy Jackson dan Simon Cowell cukup tegas dalam menyikapi kemiringan seksualitas peserta, dengan menyatakan ketidak simpatikan kepada peserta tersebut.

Pihak teve Fox penyelenggara Amrik Idol (AI) menyela bahwa AI adalah kompetisi menyanyi bukanlah tempat untuk gosip tentang diri seseorang. Tetapi alasan tersebut kurang benar, gimanapun seseorang paling enggak terpengaruh sama gaya hidupnya. Apalagi acara itu termasuk acara keluarga yang banyak ditonton oleh para remaja, bisa menjadi pengaruh bagi penontonnya atau paling sedikit dapat menjadi ide atau inspirasi bagi penonton.

Banyak para finalis AI adalah orang-orang Kristen (Mandisa, Lakisha, Melinda Doolittle, Clay Aiken, Carrie Underwood, Jordan Spark). Tentu saja mereka ikut AI bukan bertujuan untuk mengenalkan nama Tuhan secara khusus. Meski tentu Tuhan dapat memakai acara tersebut sebagai salah satu cara memanggil manusia untuk bertobat. Dan meski juga para finalis pernah menyanyikan lagu Hillsong yang nge-top “Shout to the Lord”. Nama acara tersebut saja sudah berlawanan dengan iman Kristen. Idola Amerika. Idola Indonesia. Idola Australia. Bahkan sampai ada Idola Gereja. Idola Kristen. (Membuat acara seperti American Idol tetapi yang hanya untuk kalangan gereja orang Kristen)

Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. 1Kor10:31 Entah berapa banyak gereja yang telah mengadakan acara kompetisi macam Amrik Idol. Pada hasil akhirnya, nama Allah yang ditinggikan, atau nama orang yang juara dengan talentanya yang luar biasa yang disebut-sebut? Kompetisi yang karena nama Tuhan dinyatakan untuk dapat mengenalkan seseorang padaNya, atau hanya hadiahnya yang disebut-sebut? Dan orang bilang itulah dunia bisnis hiburan, antara sensasi dan image kagak ada yang jelas. Semoga enggak berpengaruh sama orang Krsitennya dech.

Read Full Post »

Capres

face.jpgKalau di Indo judul di atas adalah singkatan dari calon Presiden. Yang menarik ketika sepintas gw mengikuti pertarungan kampanye dari para nominasi calon presiden dari negara Amrik (nominasi calon ini artinya nanti harus direstui dari Senate untuk menjadi calon presiden yang ikut dalam pemilihan umum pada bulan Nopember 2008 mendatang, kalo ngga salah begitu ceritanya). Mereka bertarung dengan mati-matian lahir batin sampai-sampai nominasi calon Hilary Clinton harus berhutang sebanyak 5 juta dolar untuk mendukung kampanye yang tentu akan menyita banyak keuangan.

Gw bukannya mo ikut-ikutan bicara tentang politik atau promosi tentang kampanye capres Amrik itu, bukan. Tetapi ada pelajaran yang menarik dari kampanye nominasi calon presiden Amrik tersebut. Bukan soal duit atau dukungannya atau hebat dalam berdebat atau berkarisma apa enggak, tapi adalah tentang bersih diri sebelum dan selama mengikuti kampanye.

Jadi maksudnya setiap nominasi calon presiden itu akan tetap “dikejar” oleh berbagai pihak, dari Senate, dari media, sampai dari orang-orang yang pernah berhubungan dengan mereka. Apakah mereka pernah melakukan suatu kesalahan, aib atau dosa. Misalnya, nominasi capres dari partai Republik John Mc Cain yang sudah berusia 71 tahun itu dikabarkan pernah punya skandal dengan seorang pelobi wanita dengan nama Vicki Iseman – berita ini bukan isapan jempol punya tapi dimuat di New York Times, koran bermutu yang patut dipercaya oleh khalayak ramai.

Dan berita laennya seperti bahwa partai Republik itu punya kebiasaan jelek yakni korupsi; dan banyak dugaan pasti John Mc Cain engga luput dari kebiasaan jelek tersebut (lah wong satu partai kan). Tetapi Mc Cain menyangkal semua tuduhan tersebut. Jadi pokoknya kalau pengen jadi nominasi capres itu harus transparan luar dalam. Karena dia nantinya orang yang harus dapat dipercaya sama seantero rakyat satu negara, gitu kan?

Tentu saja kalau skandal atau dosa itu terwujud bisa-bisa mengakibatkan nominasi capres tersebut akan ditinggalkan oleh para pendukungnya. Dan akibatnya dia harus mengundurkan diri (mungkin hal ini beda dengan negara lain yang tidak mempengaruhi dukungannya meski skandalnya sudah diketahui).

Demikian pula dengan kita seharusnya, Tuhan telah melihat luar dalam akan diri kita. Meski sudah kita tutup-tutupi tentang kebobrokan diri kita, toh Tuhan tetap dapat melihatnya. Dan akibatnya adalah kita calon penghuni neraka permai yang abadi.

Kalau Bapa kita itu kudus adanya, maka tidak heran kalau anak-anakNya juga harus kudus kan? Masa Bapa kudus, anak setan? Itu tidak mungkin. Allah kita kudus maka Dia tidak dapat berhubungan dengan dosa. Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. 1Yoh1:5

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. Ibr12:14. Penulis Ibrani itu sok banget yach. Hidup berkristen sekarang aza udah naik turun mau disuruh hidup kudus lagi? Anak Tuhan yang sejati pasti akan mencontoh Bapa yang di Surga. Bapa kita kudus adanya, maka tidak heran penulis Ibrani mendorong kita mengejar kekudusan itu untuk hidup kudus.

Susah bok! Begitu mungkin banyak orang Kristen yang menjawab. Memang hidup kudus itu enggak gampang (hidup di kota Kudus mungkin lebih gampang) tetapi Allah Roh Kudus senantiasa akan membimbing dan menuntun anak-anak Tuhan yang telah percaya kepadaNya.

Kekudusan adalah sifat Allah, maka sebagai anakNya dituntut pula untuk menjadi kudus. Dan banyak orang yang menyebut dirinya orang Kristen yang sungguh-sungguh tetapi hidupnya tidak kudus. 1 Pet1:14-15, Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu” Kiranya kita dapat meresponi panggilan Allah itu.

Read Full Post »

Ribut Parade

Di kota-kota besar di Canada hampir setiap tahun pada akhir tahun diadakan parade Santa Claus (di Indo, Sinter Klas klo engga salah) tentu untuk merayakan tradisi legenda si kakek tua gendut berjubah merah dengan jenggot putihnya yang panjang menjelang Natal. (meski banyak orang yang mengasumsikan Santa Claus dengan perayaan Natal – padahal maknanya sangat jauh berbeda).

Nah parade itu kan memakan biaya, meski banyak sponsor dari perusahaan-perusahaan besar (yang tahun ini dirayakan tanggal 25 Nopember 2007). Tetapi tetap akan makan biaya yang besar. Maka banyak kalangan yang kontra mengajukan keberatan akan perayaan tersebut (alasannya parade tersebut seakan menunjukkan kemewahan). Meski beberapa walikota wilayah distrik tetap menghendaki perayaan tersebut tetap jalan (alasan mereka justru perayaan itu untuk semua kalangan, dari yang miskin sampai super kaya, dari yang kecil sampai kakek nenek).

Nah mungkin ribut-ribut itu ada maksud dibalik pendapat mereka. Jadi gw pikir mereka cuma gede-gedein aza tentang masalah tersebut. Eniwei gw pikir perayaan itu kan hanya memperingati (dan menikmati ?). Lah kalo nggak ada perayaan ya udah toh. Emang gw pikirin. Kan gitu. (gitu aza koq repot)

Terus gw keinget, gimana yo dengan orang Kristen pada akhir tahun ini yang bakal ngerayain Natal? Misalnya orang Kristen engga bisa ngerayain Natal. (disebabkan berbagai masalah mungkin bencana alam, politik, biaya, perang misalnya) Apa kita tetap akan ngotot ngerayain Natal juga? Engga perlu kan. Maka itu klo dipikir lagi perayaan Natal orang Kristen jadinya adalah rutinitas, yang harus tiap tahun dirayakan (wajib karena kebiasaan).

Mungkin kita belom mengalami Natal bersama orang Kristen bawah tanah di Cina daratan (atau di Rusia). Belom tentu mereka bisa ngadain perayaan Natal. Bisa jadi mereka hanya memimpikan hal itu. Ato mereka ngerayain Natal dengan sembunyi-sembunyi dan sediam mungkin. (bersuara artinya penjara ato hukuman seumur hidup)

Sedangkan ditempat laen ato di gereja kita, Natal dirayakan dengan penuh kemewahan bergemerlapan karena tradisi kebiasaan. (maka itu kayak usul teman gw, gereja perlu tuh shock terapi, sekali-sekali gereja tidak merayakan Natal. Lalu gimana ya reaksi orang Kristen di gereja itu?)

Read Full Post »