Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘paskah’

Kemenangan yang Dilupakan

ImageWow. Mantap. Setelah nonton pertandingan bulutangkis final All England 2013 yang lalu di Internet, gw bersyukur karna bisa nonton pertandingan-pertandingan tersebut meski terlambat gak knapa. Abis di Kanada sini gak ada siaran langsung apalagi siaran ulangan. Nonton di Internet udah puas. (asal tau, bulutangkis olahraga yang amat kagak populer di Kanada).

Meski olahraga bulutangkis udah agak “dilupakan” ama masyarakat Indo yang karna prestasinya yang anjlok mulu jadi kurang populer makin hari. Tapi ngeliat pertandingan final ganda campuran Indo Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang menang atas pasangan dari China, Zhang Nan-Zhao Yunlei, luar biasa.

Gw tahu ganda campuran merupakan bulutangkis yang kurang populer dibanding ama single atau double. Tapi tetap aza kemenangan, ya menang. Knapa ganda campuran ini menarik karna gw sendiri yang sering maen bulutangkis, juga sering maen di ganda campuran, sebagai rekreasi aja. Cari keringat gitu kata banyak orang.

Kemenangan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang mungkin gak banyak dilihat orang tetapi tetap mengharukan, gimana mereka menang bukan asal-asalan, tapi menang dengan semangat kegigihan dan kerja keras. Palagi membawa nama bangsa Indonesia, dimana partai lainnya tim Indonesia gak ada yang menjadi pemenang. Seperti kita inget bahwa dalam sejarah All England nama Indonesia gak bisa dipisahkan darinya.

Dari kemenangan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir, keinget menjelang Paskah, akan kemenangan Kristus atas maut. Paskah yang mungkin bagi banyak orang udah dilupakan, karna gak sepopuler seperti Natal, tetapi merupakan suatu yang vital bagi sejarah manusia. Tanpa Paskah manusia bye-bye, sayonara, cai-cien, an-nyeong hi-ga-se-yo; welcome to neraka permai selamanya.

Tetapi karna Kasih Allah yang mau peduli pada manusia, ‘tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua’ untuk menyelamatkan manusia dari kematian kekal. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.1Kor. 15:57

Paskah bukan hanya kematian Kristus, tetapi juga kebangkitan; ini yang sering disangkal oleh manusia se-antero dunia. Banyak orang mengatakan kematian Kristus itu sejarah dan mereka percaya, tetapi kebangkitan (?) nanti dulu. Tapi hal itu juga sebenarnya fakta sejarah, yang ditutup-tutupi bahkan dibuang oleh orang-orang yang bebal yang tidak mau percaya.

Karna Kebangkitan Kristus menyatakan bahwa Dia adalah satu-satunya Allah yang benar dan hidup, yang senantiasa hidup didalam hidup orang Kristen sejati. Diperkirakan tiap 5 menit ada orang Kristen yang mati syahid demi nama Yesus di seluruh belahan bumi. Karna kebangkitan Yesus merupakan dasar iman orang Kristen untuk hidup.

Yesus bukan saja telah memberikan contoh kepada banyak manusia tetapi dia rela mati disiksa dihina bahkan masuk neraka, hanya untuk mendamaikan manusia dengan Allah. Maka kebangkitanNya merupakan suatu pengharapan yang benar ada, bukan hanya sekedar fantasi manusia.

Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.1Kor. 15:14 Bapa, biarlah kami dapat senantiasa setia kepada KasihMu yang telah terlebih dulu Kau curahkan melalui AnakMu yang Tunggal Yesus Kristus. Biarlah kebangkitanMu menjadi pengharapan kepadaMu bukan kepada hidup kami. Tengkyu Jesus. “Christos Anesti” (Kristus sudah Bangkit)!

Advertisements

Read Full Post »

Bahaya-nya Paskah

easter2007Anda bakal bertanya-tanya apaan nich? Paskah? Bahaya? Karna deket pemilu? Atau karna momen Paskah akan dibuat onar oleh orang-orang tertentu? Bukan. Bukan.

Tahun 2009 ini kembali kita menghadapi peringatan kematian Tuhan Yesus Jum’at Agung dan kebangkitanNya pada hari Paskah. Meski tidak sedikit orang yang hanya mencemooh akan hal ini karena mereka berpikir kematian Tuhan Yesus dan Paskah hanya berita isapan jempol. Hanya cerita mitos yang dikarang oleh pengikut Tuhan Yesus. Dan tentu dengan demikian berarti Tuhan Yesus tidak mati apalagi di salib.

Inilah bahayanya Paskah yang menjadi suatu titik penting dalam sejarah kekristenan, bahkan ‘lebih penting’ dari perayaan Natal kelahiran Tuhan Yesus. Kelahiran Tuhan Yesus tidak banyak orang yang akan menyanggah peristiwa tersebut. Tetapi peristiwa kematian Tuhan Yesus, entah berapa ribu kali telah disanggah atau disangkal oleh non Kristen bahkan oleh orang yang menyebut dirinya Kristen.

Dan entah berapa banyak tulisan atau teori mengenai kematian Tuhan Yesus yang hanya ‘pura-pura’ mati lalu digantikan oleh orang laen. Tetapi sejarah juga telah mencatat bahwa Tuhan Yesus diadili didepan Pontius Pilatus atau dihadapkan kepada raja Herodes. Dan Tuhan Yesus dtuduh sebagai pendosa, yang layak dihukum mati. Hal ini sesuai dengan perintah Allah. Ketika manusia melanggar perintah Allah maka hanya ada hukuman mati sebagai akibatnya.

Ketika manusia menyesal sekalipun sudah terlambat. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan Sebab upah dosa ialah maut;” Maka habis sudah riwayat manusia. Tetapi oleh karena kasih karunia Allah, Allah berjanji akan menyelamatkan manusia dari hukuman mati. Dengan menyerahkan seorang Pribadi yang akan dihukum untuk menggantikan manusia yang berdosa. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.

Kematian Tuhan Yesus tentu aza terjadi. Memang begitu bodohnya tentara Romawi dan komandannya untuk mudah dikecoh, atau menggantikan tubuh Tuhan Yesus yang sudah dicambuk abis-abisan dan kelelahan mengangkat kayu salib, digantikan oleh stutman? No way. Lukas mencatat: Luk 23:33 – “Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya. Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: “Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah.” Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya dan berkata: “Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!”

Peristiwa di bukit Golgota disaksikan oleh orang banyak bahkan prajurit Romawi, pribadi yang ditengah, diatas kayu salib adalah Tuhan Yesus. Bukan salah satu murid Tuhan Yesus. Demikian juga dengan kebangkitanNya. Mungkin aza banyak orang mengakui bahwa Tuhan Yesus mati. Tetapi bangkit dari mati? Tunggu dulu!

Mungkin Tuhan Yesus mati, terus mayatnya dicuri para muridNya. Jadi Tuhan Yesus kagak pernah bangkit lagi. Ini kembali banyak orang meremehkan kehebatan pasukan Romawi yang berkuasa pada waat itu. Kalau saja para murid Tuhan Yesus atau orang usil laennya atau para kolektor mau mencuri mayat Tuhan Yesus kayaknya butuh banyak tenaga untuk menggulingkan batu besar yang menutup kuburan itu. Apalagi saat itu belum ada yang namanya traktor atau truk untuk menarik batu kuburan segede itu. Jadi kalau pengen mencuri, forget it. Para tentara Romawi tersebut pasti akan mengetahuinya.

Tuhan Yesus sungguh telah bangkit dari kematian. Ini sudah nyata tertulis di Alkitab. “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,” (Luk24:44,46)

Rasul Paulus menegaskan, Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

Paskah merupakan suatu titik yang bahaya dimana kita orang-orang yang malang calon penghuni neraka harus diselamatkan oleh darah kematian Kristus di atas kayu salib untuk memperoleh keselamatan. Dan Kristus telah bangkit mengalahkan maut.

Read Full Post »